Jakarta, BSSN.go.id – Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia Letjen TNI (Purn.) Nugroho Sulistyo Budi menegaskan peran penting keamanan siber untuk mendukung ekonomi digital Indonesia dalam ajang National Cybersecurity Connect (NCC) ke-4 tahun 2025. Event keamanan siber tahunan ini resmi dibuka pada Rabu (29/10/2025) dan akan berlangsung hingga 30 Oktober 2025.
“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan forum ini. Karena pada realitasnya, dunia saat ini berada di tengah kemajuan teknologi dan ekonomi digital yang semakin berkembang,” ujar Kepala BSSN Nugroho dalam sambutannya saat membuka NCC ke-4 di Hotel Bidakara, Jakarta.
Kepala BSSN Nugroho menegaskan bahwa keamanan siber mempunyai peran penting untuk mendukung capaian ekonomi digital tersebut. Keamanan siber nasional yang tangguh mampu menjamin data dan informasi di dalam ekosistem ekonomi digital agar tidak dirusak, dimanipulasi, diambil alih, disalahgunakan atau diakses oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.
Hal ini dimungkinkan dengan melaksanakan tiga pilar keamanan data dan informasi, yaitu kerahasiaan (confidentiality), keutuhan (integrity), dan ketersediaan (availability). Lebih lanjut, keamanan dan ketahanan siber nasional perlu dibangun secara komprehensif meliputi sumber daya manusia, tata kelola dan teknologi.
Selain itu, Kepala BSSN Nugroho menyampaikan bahwa keamanan dan ketahanan siber tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan perlu kolaborasi lintas sektor dengan prinsip tanggung jawab bersama (shared responsibility).
“Saya berharap acara ini menjadi wadah kolaboratif strategis bagi seluruh pemangku kepentingan baik penyelenggara negara, industri, akademisi dan komunitas dalam memperkuat keamanan dan ketahanan siber nasional,” pungkasnya.