Peringatan Keamanan
Palu, BSSN.go.id – Pemanfaatan ruang siber saat ini sangat tinggi, salah satunya di bidang administrasi pemerintahan dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Baik itu untuk proses bisnis internal pemerintahan maupun layanan-layanan bagi masyarakat. Hal itu tentu berbanding lurus dengan risiko dan ancaman keamanan serangan siber.

Serangan siber ini sangat berdampak pada kepentingan umum dan juga ketersediaan layanan-layanan dasar bagi masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi serangan tersebut adalah dengan membentuk Computer Security Incident Response Team (CSIRT).

Dalam rangka itu, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah meluncurkan SultengProv-CSIRT. Peresmian itu dilakukan oleh Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN Sulistyo dan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Novalina. Peluncuran yang dihadiri oleh jajaran Forkompimda di Sulawesi Tengah itu berlangsung di Best Western, Palu, Sulteng pada Rabu (14/6/2023).

Deputi III BSSN Sulistyo mengatakan bahwa SultengProv-CSIRT diharapkan mampu membentuk sistem elektronik Provinsi Sulawesi Tengah yang aman dan kondusif guna mendukung sistem pemerintahan berbasis elektronik yang andal dan tepercaya.

Selain itu tim tanggap insiden siber/CSIRT juga harus mampu menjawab tantangan keamanan siber dengan terus melakukan peningkatan kapabilitas dan peningkatan kematangan (evaluasi) tim tanggap insiden siber yang sudah terbentuk.

“Penyelenggaraan keamanan siber merupakan tanggung jawab bersama yang dilaksanakan secara semesta, sehingga diperlukan sinergi, kolaborasi, dan komitmen seluruh pemangku kepentingan,” pesannya.

Senada dengan Deputi Sulistyo, Sekda Provinsi Sulawesi Tengah juga berharap agar tim tanggap insiden siber ini dapat terus berkolaborasi, bersinergi dan berbagi informasi dengan seluruh stakeholder terutama dalam melakukan penanggulangan dan pemulihan insiden siber bersama Provinsi Sulawesi Tengah dan provinsi lain yang ada di Indonesia, juga berkolaborasi antar sesama tim tanggap insiden di seluruh Indonesia.

Dengan demikian, diharapkan dapat menghasilkan ruang siber yang aman dan dapat diandalkan guna mewujudkan reformasi birokrasi serta meningkatkan kualitas layanan publik di Provinsi Sulawesi Tengah dalam rangka mewujudkan Sulawesi Tengah lebih sejahtera dan lebih maju.

 

 

Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN ©2023
Kembali ke Artikel