Jakarta, BSSN.go.id – ASEAN-Japan Cybersecurity Working Group Meeting merupakan forum regional terbatas bidang keamanan siber bagi ASEAN Member States (AMS) dan Jepang yang bertujuan untuk memfasilitasi kerja sama dan kolaborasi dalam rangka meningkatkan kapasitas keamanan siber di wilayah ASEAN dan Jepang. Pada forum ini, AMS, ASEAN Secretariat (ASEC), dan Jepang, mendiskusikan upaya pengamanan ruang siber di kawasan ASEAN dan Jepang, baik yang telah dilakukan, yang sedang berjalan, maupun yang akan dilaksanakan.
Upaya pengamanan ruang siber tersebut terbagi dalam kegiatan kolaborasi, di mana masing-masing memiliki penanggung jawab negara tertentu. Indonesia merupakan penanggung jawab pada kegiatan kolaborasi Critical Information Infrastructure Protection (CIIP) Workshop.
ASEAN-Japan Cybersecurity Meeting dilaksanakan selama 4 (empat) kali setiap tahun, dengan rincian 3 (tiga) kali Working Group Meeting dan 1 (satu) kali Policy Meeting. Pada tahun 2025 ini, Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan The 3rd ASEAN-Japan Cybersecurity Working Group Meeting dan CIIP Workshop. BSSN selaku national focal point pada ASEAN-Japan Cybersecurity Meeting menyambut karena dapat memberikan manfaat bagi Indonesia untuk menegaskan komitmennya dalam mewujudkan ruang siber yang aman, damai, dan inklusif di kawasan ASEAN.
ASEAN-Japan Cybersecurity Working Group Meeting Ke-3 tahun 2025 ini dilaksanakan pada tanggal 6 dan 7 Agustus 2025, di The Grove Suites Hotel, Jakarta.
Pada ASEAN-Japan Cybersecurity Working Group Meeting kali ini, AMS, ASEC, dan Jepang mendiskusikan mengenai upaya pengamanan ruang siber di kawasan ASEAN dan Jepang berupa perkembangan kegiatan kolaborasi di bawah mekanisme ASEAN-Japan.
Direktur Strategi Keamanan Siber dan Sandi BSSN Sigit Kurniawan membuka kegiatan The 3rd ASEAN-Japan Cybersecurity Working Group Meeting dengan menyampaikan opening remarks. Selanjutnya, Working Group Meeting dilaksanakan dengan dipandu oleh National Cybersecurity Office (NCO) Jepang.
Pada hari pertama Working Group Meeting, peserta mendiskusikan kolaborasi kegiatan, yaitu mengenai ASEAN-Japan Cybersecurity Policy Reference, Voluntary Mutual Notification Program, Joint Awareness Raising. Special Session 1 membahas Cyber Volunteer Program by the National Police Agency of Japan, Cyber Exercise, Capacity Building, dan Special Session 2 membahas Guiding Industry to Improve Their Cybersecurity.
Pada hari kedua, diskusi mengenai kegiatan kolaborasi CIIP Workshop, Special Session 3 tentang CERT Collaboration, WG Steering, dan Joint Government-Industry-Academia. Pada sesi pembahasan CIIP Workshop, BSSN selaku pimpinan kegiatan menyampaikan hasil pelaksanaan CIIP Workshop 2025 yang telah dilaksanakan pada Selasa, 5 Agustus 2025.
Kegiatan Working Group Meeting ditutup secara resmi dengan penyampaian Closing Remarks oleh Direktur Strategi Keamanan Siber dan Sandi BSSN Sigit Kurniawan dan Counsellor NCO Jepang. Mr. Tanaka Takahiro.
Working Group Meeting bersifat terbatas dan hanya diperuntukkan bagi para peserta perwakilan dari AMS, ASEC, dan Jepang sesuai undangan. Pada Working Group Meeting hari pertama, hadir sejumlah 38 orang perwakilan AMS, 1 orang perwakilan ASEC, dan 17 orang perwakilan Jepang. Kemudian pada Working Group Meeting hari kedua, hadir sejumlah 42 orang perwakilan AMS, 1 orang perwakilan ASEC, dan 18 orang perwakilan Jepang.