Jakarta, BSSN.go.id — Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melalui Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Dr. Sulistyo, S.Si., S.T., M.Si. menjadi narasumber dalam konferensi pers National Cybersecurity Connect (NCC) 2025 di Jakarta pada Selasa (5/8/2025) yang mengusung tema “Building Data Security Readiness Towards Economic Resilience”. Tema ini menegaskan pentingnya kesiapan keamanan data sebagai fondasi ketahanan ekonomi nasional di tengah derasnya arus transformasi digital. Sulistyo menyampaikan bahwa digitalisasi yang pesat telah menghadirkan berbagai inovasi dan kemudahan, namun di sisi lain juga membuka celah ancaman siber yang semakin kompleks.
Sulistyo juga menegaskan bahwa penguatan ekosistem keamanan siber nasional adalah sebuah keharusan, bukan lagi pilihan. Menurutnya, kesadaran, kesiapan, dan ketahanan digital menjadi kunci dalam menjaga kedaulatan dan keamanan bangsa di dunia maya.
NCC 2025 yang telah memasuki tahun keempat penyelenggaraannya dipuji sebagai forum strategis yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat umum. Kehadiran GP Ansor sebagai salah satu host dalam ajang ini dinilai sebagai langkah terobosan dalam memperluas jangkauan literasi dan budaya keamanan siber hingga ke tingkat akar rumput.
“Peran GP Ansor dalam literasi digital akan menjadi jembatan penting untuk melibatkan generasi muda dan komunitas dalam membangun kesadaran kolektif terhadap keamanan siber,” ungkap Sulistyo.
Sebagai penutup, Sulistyo menyampaikan harapan agar NCC 2025 menjadi wadah berbagi pengetahuan, bertukar pengalaman, serta melahirkan berbagai inovasi dan kolaborasi dalam bidang keamanan siber. Ia juga mengajak seluruh elemen untuk bersinergi memperkuat kesiapan nasional dalam menghadapi berbagai tantangan dunia digital. NCC 2025 diharapkan menjadi tonggak penting dalam membangun ketangguhan digital Indonesia menuju ekonomi yang lebih resilien.
Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN