Jakarta, BSSN.go.id – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyelenggarakan Asistensi Penerapan Kendali Keamanan Perlindungan IIV Sektor Administrasi Pemerintahan yang dilaksanakan di Aston Priority, Acara dibuka oleh Sandiman Utama BSSN Maria Widyaningsih mewakili Deputi Budang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN. Dalam sambutannya Maria menyampaikan bahwa ke depan akan ada banyak kendali keamanan yang harus diterapkan oleh setiap Instansi, mulai dari kebijakan, pengelolaan aset, hingga layanan keamanan informasi. namun penting untuk kita sadari bersama bahwa penerapan kendali tersebut bukanlah pekerjaan yang mudah, namun membutuhkan komitmen, sumber daya, dan mekanisme kerja yang memadai.
Tujuan kegiatan ini adalah mengukur tingkat kematangan keamanan siber sejalan dengan penerapan Indeks SPBE yang segera beralih menjadi indeks Pemerintah Digital (Pemdi). Pada indeks Pemdi terdapat komponen penilaian keamanan siber sebesar 11% yang terdiri dari tingkat kematangan keamanan siber pemerintah digital bobot 4%, tingkat kematangan penerapan kriptografi nasional untuk keamanan data bobot 2%, tingkat kematangan kapabilitas penanganan insiden siber bobot 3%, dan tingkat kematangan pelaksanaan audit keamanan aplikasi & infrastruktur digital bobot 2%. Dengan empat indikator tersebut menjadi sebuah penguatan peran keamanan siber sebagai syarat layanan digital yang andal dan aman terutama pelindungan IIV.
Dalam kegiatan ini disampaikan materi mengenai Peta Jalan Perlindungan IIV oleh Frizka Ferina serta Optimalisasi Domain Proteksi dan Domain Penanggulangan dan Pemulihan dalam Mendukung Perlindungan IIV Sektor Administrasi Pemerintahan oleh Charles Lim. Selain Itu pemaparan dan diskusi tentang Pengenalan IKAS oleh Guruh Prasetyo Putro, dan Penerapan Kriptografi oleh Yan Hadynoer.
Kegiatan ini dihadiri oleh pejabat struktural dan fungsional BSSN serta 27 (dua puluh tujuh) perwakilan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE). Diharapkan seluruh peserta dapat memperoleh pemahaman yang komprehensif serta mampu mengimplementasikan kendali keamanan IIV serta mengevaluasi efektivitasnya di lingkungan masing-masing secara mandiri.
BIRO HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK BSSN