Peringatan Keamanan
Depok, BSSN.go.id – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menerima kunjungan Universitas Negeri Yogyakarta. Kunjungan tersebut diterima oleh Budi Santoso. Pranata Hubungan Masyarakat Muda pada Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN di Kantor BSSN Sawangan, Depok, Jawa Barat pada Rabu (8/11/2023).
Saat menerima kunjungan tersebut Budi Santoso mengungkapkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir ini, perkembangan teknologi semakin maju. Saat ini pun dunia telah memasuki era revolusi industri 4.0, bahkan sebentar lagi akan memasuki super smart society 5.0, yang menekankan pada pola digital economy, artificial intelligence, big data, robotic, dan lain sebagainya atau dikenal dengan fenomena disruptive innovation.
“Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) beberapa tahun terakhir mengalami kemajuan yang sangat signifikan.  Dengan adanya perkembangan TIK menuntut adanya perubahan dan penyesuaian sebagai respons proaktif dalam menghadapi kemajuan teknologi pada segala lini, tidak hanya sektor pemerintah tetapi semua sektor tanpa terkecuali,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa perkembangan TIK itu berbanding lurus dengan ancaman dan serangan siber yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
“Berdasarkan hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) periode 2022-2023 pengguna internet di Indonesia 78,19%. Peningkatan jumlah pengguna internet ini berbanding lurus dengan peningkatan jumlah ancaman dan serangan siber,” ungkapnya.
Setelah penerimaan, rombongan yang berjumlah sekitar 40 mahasiswa dan pendamping itupun mendapatkan pembekalan tentang kesadaran keamanan siber yang disampaikan oleh narasumber dari BSSN.
BSSN sebagai lembaga pemerintah yang menangani keamanan siber terus berkolaborasi dengan semua stakeholder termasuk dalam hal ini dengan pihak universitas sebagai akademisi.
Melalui kegiatan itu diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran keamanan pada diri mahasiswa dan mahasiswi Universitas Negeri Yogyakarta yang nantinya akan menjadi punggawa yang turut serta menjaga keamanan siber nasional. Kesadaran keamanan merupakan kunci untuk melindungi diri maupun organisasi dari serangan siber.
 
 
Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN
 
Kembali ke Artikel