Peringatan Keamanan
Jakarta, BSSN.go.id– Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melalui Balai Layanan Penghubung Identitas Digital (BLPID) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Forum Konsultasi Publik Layanan Penghubung Identitas Digital di Jakarta.(2/10)  
Kegiatan ini diawali dengan paparan dari Imam Resti Muhtahar, Kepala BLPID BSSN, yang menjelaskan mengenai pentingnya penerapan identitas digital dalam mendukung layanan publik, baik di lingkup pemerintahan maupun persiapan implementasi di sektor swasta. Imam menekankan bahwa identitas digital merupakan instrumen penting untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan kenyamanan masyarakat dalam mengakses layanan elektronik.

Forum ini dihadiri oleh perwakilan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, akademisi, media, serta pihak swasta. Dalam pemaparannya, Imam juga menekankan pentingnya tata kelola data dan perlindungan privasi pengguna. BLPID saat ini menerapkan skema federated dalam implementasi identitas digital di Indonesia, dengan fokus pada user consent sebagai bentuk persetujuan pengguna atas pemanfaatan data pribadi mereka. 
 
Acara dilanjutkan dengan sharing session dan diskusi interaktif bersama para peserta. Berbagai pertanyaan muncul terkait mekanisme integrasi sistem, keamanan data, pengaduan layanan, hingga kesiapan regulasi dalam penerapan identitas digital. BLPID menegaskan bahwa kerja sama dengan instansi dapat dilakukan secara langsung tanpa perlu per sistem, serta menekankan perlunya kolaborasi lintas lembaga untuk memperkuat keamanan data nasional.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan identitas digital di lingkungan pemerintahan, yang selanjutnya dapat diperluas ke sektor lainnya. Melalui forum ini, BSSN menegaskan komitmennya untuk menghadirkan ekosistem digital yang aman, terintegrasi, dan tepercaya untuk masyarakat Indonesia.

BIRO HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK BSSN 

Kembali ke Artikel