Jakarta, BSSN.go.id – Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membentuk ruang siber sebagai sebuah domain global yang semakin terintegrasi dalam kehidupan sosial masyarakat, termasuk di dalamnya sektor transportasi. Sebagai salah satu konsekuensinya, berbagai aktivitas yang ada pada ruang siber ini melahirkan ancaman dan serangan siber baik yang bersifat teknis maupun sosial, dan akhirnya berdampak pada kepentingan nasional Indonesia.
Hal ini disampaikan oleh Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN, Slamet Aji Pamungkas saat membuka Kegiatan Forum Koordinasi Implementasi Pelindungan Infrastruktur Informasi Vital pada Sektor Transportasi Tahun 2025 di Aula NCC, Kantor BSSN Ragunan, Jakarta Selatan pada Selasa (11/3/2025).
“Sektor transportasi merupakan salah satu sektor yang menjalankan sistem infrastruktur informasi vital sehingga memerlukan perhatian khusus untuk mencegah terjadinya dampak serius yang mungkin muncul,” ujar Deputi Pamungkas.
Oleh karena itu, dalam upaya mendukung sinergi tersebut, Direktorat Keamanan Siber dan Sandi Teknologi Informasi dan Komunikasi, Media, dan Transportasi (KSS TIKMT) BSSN menyelenggarakan kegiatan Forum Koordinasi Implementasi Pelindungan Infrastruktur Informasi Vital pada Sektor Transportasi.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antar regulator sektor transportasi dalam menghadapi tantangan keamanan siber, membahas implementasi kebijakan terkait Pelindungan Infrastruktur Informasi Vital (IIV) di sektor transportasi sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2022, serta mengidentifikasi langkah-langkah strategis guna meningkatkan ketahanan siber nasional di sektor transportasi.
“Melalui forum ini, diharapkan dapat terjalin pemahaman yang lebih mendalam antara BSSN dan para pemangku kepentingan mengenai kebijakan dan regulasi yang telah ditetapkan sebagai upaya percepatan implementasi Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2022 tentang Pelindungan IIV,” jelas Deputi Pamungkas.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat dijadikan dasar dalam penyusunan program kerja keamanan siber sektor transportasi dalam usaha pelindungan IIV untuk tahun 2025.
Hadir sebagai narasumber diantaranya dari Pusat Data dan Teknologi Informasi, Mario Valentino; Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Dudi Nopiadi; Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Ayu Kharizsa; Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Windi Susilawati; dan Direktorat Jenderal Perhubungan Perkeretaapian, Andi Hermansyah.
Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN